Kapan Isolasi Mandiri Boleh Berakhir?

 Kapan Isolasi Mandiri Boleh Berakhir?
Pasien tanpa gejala (OTG) dengan PCR positif bisa melakukan isolasi selama 10 hari saja semenjak hasil swab PCR positif. Setelah itu dapat beraktivitas secara normal.
Pasien dengan gejala Covid19 ringan dengan gejala demam, batuk, pilek, anosmia, tanpa penurunan saturasi oksigen, bisa melakukan isolasi mandiri selama 10 hari sejak timbulnya gejala.l ditambah 3 hari bebas gejala, baru dinyatakan isolasinya selesai.
Baca Juga :  Penyesuaian Harga BBM Subsidi Dinilai Langkah Tepat
“Berdasarkan pedoman CDC dan WHO, kedua level Covid19 tersebut bisa menyelesaikan isolasi mandirinya tanpa harus menunggu hasil swab PCR-nya negatif, asal sesuai dengan timeline yang dianjurkan,” demikian terungkap dalam akun sosial media dokter findriliasanvira
Sedangkan bagi pasien Covid19 dengan gejala sedang dan berat ditambah penurunan saturasi oksigen kurang daei 95% dan memerlukan perawatan intensif khusus, wajib melakukan isolasi mandirinya 20 hari sejak timbul gejala.
Baca Juga :  Kumpulkan Rp4,7 triliun, Kanwil DJP Bali Tutup Semester I dengan Capai Realisasi Penerimaan Sebesar 61,39%
Berdasarkan pedoman Kementerian Kesehatan wajib menyertakan hasil swab PCR negatif, baru boleh menyelesaikan isolasi. “Kalian tetap bisa menyelesaikan isolasi mandiri meskipun gejala anosmia masih ada dan sesuai timeline tersebut sudah dinyatakan sembuh,” imbuhnya.tta