Madu Mel’s Bee dari Lebah Apis Mellifera, Ampuh Tingkatkan Stamina

 Madu Mel’s Bee dari Lebah Apis Mellifera, Ampuh Tingkatkan Stamina

Pandemi Covid19 memang bikin was – was, takut kena tapi bisan di rumah saja. Tapi buat sebagian orang yang mesti dan harus keluar untuk bekerja atau kepentingan lainnya, mau tidak mau harus keluar rumah. Kalau sudah begini, kamu yang mesti keluar rumah wajib banget menjaga diri dan kesehatanmu. Salah satu yang bisa kamu lakukan adalah menjaga imunitas dan menjaga asupan makanan.

Madu selain terkenal dengan khasiat meningkatkan stamina, juga menjaga daya tahan tubuh, meredakan batuk dan memeliharan kesehatan jantung. Manfaat tersebut karena madu mengandung vitamain A, K, E, B kompleks, C, flavonoid dan asam fenolik.

Baca Juga :  Corona Virus Juga Menyerang Hewan, Ketahui Penyebab dan Dampaknya !

Belum lama ini, tim Balidailynews.com mendatangi Melinda Cowan, Owner Mel’s Bee. Tentunya kami datang dengan protokol kesehatan. Melinda diketahui mulai menggenjot produksi madunya saat pandemi melanda, karena ia meyakini madu dapat berkhasiat besar bagi kesehatan.

Melinda yang awalnya memproduksi makanan khas Minahasa ini, juga tak ketinggalan ingin membantu pemerintah dalam penaganan Covid19, di samping juga ada benefit ekonomi yang ia dapatkan. “Madu tergolong produk kesehatan yang mana sangat dibutuhkan di masa pandemi ini,” kata Melinda.

Bergabung dengan komunitas aktivis lingkungan juga banyak memberikannya informasi – informasi baru tentang kekayaan alam Indonesia yang berada di daerah garis khatulistiwa. Dari kondisi geografis ini, membuat Indonesia kaya dengan tanaman bunga yang menghasilkan nektar. Nektar inilah pengundang lebah yang notabene menghasilkan madu untuknya.

Nektar kaya nutrisi ini kemudian dihisap oleh lebah menjadi banyak varian madu dengan karakter yang berbeda diantaranya, madu dari nektar bunga Mangga, Mente, Akasia, Kaliandra, Rumput Sangket, Randu, dan kopi.

Dengan bekerjasama dengan petani lebah di Karangasem dan beberapa daerah lainnya di Bali, Melinda tidak hanya membantu petani membeli produknya tapi juga turut memberdayakan petani lokal untuk meningkatkan skill dalam berbudidaya lebah, karena kemampuan budidaya yang baik akan mampu menghasilkan madu berkualitas.

Dengan hasil yang berkualitas, tentu produk yang dijual bisa diminati pasar domestik dan mancanegara. Demikianlah harapan kecil Melinda untuk petani lokal. “Kami sama – sama belajar, sehingga petani lebah sendiri juga mempunyai kualitas yang baik tentang madu yang akan dipasarkan agar madu yang didapat benar – benar bermanfaat bagi yang mengonsumsi,” ungkapnya.

Melinda menunjukkan produk Mel’s Bee

Dari peletakan sarang lebah hingga menunggu panen madu, dilakukan secara profesional dan telaten. Setelah sarang lebah (honey comb) dikeluarkan dari kotak koloni, langsung diekstrak menggunakan centrifugal extractor. Kemudian dimasukkan ke dalam drum untuk disimpan di gudang besar. “Waktu panen dan proses ekstraksi dilakukan pada hari yang sama untuk selanjutnya dikemas mengikuti Professional Food Handling Standard,” jelasnya.

Selain itu, ciri khas Mel’s Bee adalah madu yang dihasilkan dari lebah Apis Mellifera ini dinilai memiliki kadar air yang lebih sedikit ditambah dengam nektar yang dihasilkan bunga merupakan hasil dari satu jenis pohon utama (uni flora). Dengan kadar air yang lebih sedikit tersebut membuat tekstur madunya lebih kental.

Madu terbaik yang diproses secara alami dipercaya dapat memberi manfaat untuk kesehatan tubuh. Tak hanya rasa dan kekayaan nutrisi yang dijaga, Melinda juga menjaga keaslian aroma madu. “Madu ini tidak mengalami proses lanjutan seperti pasteurisasi, microfiltrasi atau dehumidifying serta tidak ada penambahan additive maupun preservative apapun,” ujarnya.

Bahkan untuk menjaga kualitas, tiga hari sebelum panen, ia selalu melakukan uji kematangan madu dengan honey refractometer untuk memastikan madu yang dipanen sudah sesuai standar ekspor. “Jadi madu ini sangat aman bahkan jika disimpan dalam waktu yang lama, tanpa masalah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lapor Pajak Sukarela, DJP Tidak Akan Laporkan Data WP Sebagai Bahan Penyelidikan

Harga per jar dengan berat 350 gram yaitu Rp 125.000. Untuk pemesanan, dapat menghubungi CV. Sari Jaya Indo, Jalan Badak Agung No.15, Renon Denpasar. Kamu juga bisa menghubungi Melinda langsung di nomer 081337337948 atau kunjungi instagram melinda18.co. Melinda juga membuka peluang bisnis untuk kamu yang berminat menjadi reseller.tta