Tidak Akan Ada Pemeliharaan Jaringan Selama Nataru

 Tidak Akan Ada Pemeliharaan Jaringan Selama Nataru

Denpasar – Untuk mengamankan pasokan listrik selama periode Nataru, yaitu 24 Desember 2020 sampai 2 Januari 2021, pemeliharaan transmisi dan distribusi ditiadakan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi pemadaman selama momen tersebut.

General Manager PLN UID Bali Adi Priyanto, Rabu (23/12) mengatakan, risiko terbesar yang dikhawatirkan terjadi pada saat momen Nataru adalah pemadaman. Di Bali ada sekitar 58 gereja yang akan merayakan Natal sehingga keandalan listrik harus terjaga.

Baca Juga :  Prediksi Kenaikan Hingga 300% Saat Perhelatan MotoGP, Pertamina Pastikan Pasokan Avtur di NTB Aman

PLN juga membentuk petugas jaga selama momen tersebut. Ada 59 unit mobil, 23 motor, 527 yantek petugas gangguan, 255 pegawai teknik, dan 242 vendor jar yang disiagakan. Sebanyak 52 posko juga dibentuk, 21 genzet dan 4 unit mobil deteksi disiagakan.

Baca Juga :  Gerak Cepat PLN, Kembali Terangi NTT Pasca Bencana

Meski demikian, Bali memiliki cadangan daya listrik 76 persen dari 1.292 MW. Karena selama pandemi, penggunaan listrik menurun 30-an persen. Mengingat, selama ini penggunaan listrik terbesar yaitu dari lapangan usaha pariwisata. Sementara, selama pandemi, sebagian besar lapangan usaha yang bergerak di bidang pariwisata, tidak beroperasi.

Dalam kesempatan tersebut, PLN UID Bali turut memperkenalkan Aplikasi New PLN Mobile, yang dapat diunduh dan diinstall di ponsel pintar masing – masing pelanggan. Hal ini akan memudahkan pelanggan untuk memperoleh layanan PLN.tta