23/05/2024

Perdana, Perumda Pangan Tabanan Kirim Babi ke DKI Jakarta

 Perdana, Perumda Pangan Tabanan Kirim Babi ke DKI Jakarta

Bupati Tabanan melepas secara simbolis pengiriman perdana babi ke Perumda Pangan DKI Jakarta/BDN

Setelah bergulat dengan kasus ASF pada babi, kini Kabupaten Tabanan bisa Kembali mengirim babi ke luar Bali yaitu ke DKI Jakarta. Seremoni pengiriman perdana sebanyak 80 ekor babi, dilakukan pada Jumat (24/2/2023).

 

Hal ini merupakan salah satu implementasi kerja sama antar daerah (KAD) khususnya untuk pengembangan komoditas unggulan lokal Bali. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyampaikan bahwa Tabanan memiliki potensi pertanian yang luar biasa, termasuk pada peternakan.

Baca Juga :  Ada Good News Tren Penurunan Inflasi AS, Ini Rekomendasi Trading Saham Indo Premier Pekan Ini

 

Hal tersebut terlihat dari pengiriman perdana komoditas babi dari Perumda Dharma Santhika Tabanan ke PD Dharma Jaya DKI Jakarta. Sanjaya mengapresiasi kerja sama antar daerah (KAD) tersebut dan diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup petani dan peternak.

 

Pengiriman babi diperkirakan akan dilakukan setiap bulannya sebanyak 2 kali dengan rata-rata pengiriman sekitar 75 – 80 ekor. Babi yang dikirim rata-rata berusia 4 – 5 bulan dengan bobot sekitar 100 kg per ekor.

 

Sanjaya menambahkan bahwa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tabanan perlu memantau dan mengintensifkan kegiatan pelatihan kepada petani dan peternak. Hal ini ditujukan agar kualitas hewan ternak yang dihasilkan semakin baik dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

 

Saat ini, petani sudah mampu memproduksi pakan ternak lokal yang dikenal dengan nama P-99 sehingga tidak terpengaruh harga bahan baku pakan yang fluktuatif. Pemerintah Kabupaten Tabanan akan mendukung program pengembangan desa, termasuk pengendalian inflasi. Lebih lanjut, Sanjaya menekankan ketahanan pangan perlu dibangun dari tingkat desa hingga ke tingkat kabupaten.

Baca Juga :  Bank Indonesia Dorong Bali Sebagai Pusat Industri Digital

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Gusti Agung Diah Utari menyampaikan dalam menjaga kestabilan harga barang dan jasa, Bank Indonesia memerlukan

dukungan dari seluruh pihak, termasuk Kabupaten Tabanan. Salah satu rekomendasi dalam High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (HLM TPID) Provinsi Bali tahun 2022 adalah pembentukan BUMD pangan.

 

Dalam hal ini, Tabanan telah memiliki BUMD Pangan yaitu Perumda Dharma Santhika yang telah menjalin kerja sama dengan berbagai daerah, baik di intra Bali maupun di luar Bali. Lebih lanjut, Diah mengapresiasi Perumda Dharma Santhika yang terus mendukung program Pemerintah Provinsi Bali maupun Kabupaten Tabanan dengan berperan aktif, baik dalam pengendalian inflasi maupun penerapan local value chain.

 

Beberapa kerja sama yang telah terjalin diantaranya dengan Marriott Group, PT Aerofood ACS, Ayu Nadi Swalayan, Coco Mart, Perumda Kabupaten/Kota di Bali, serta mini market lainnya. KAD berperan dalam pengendalian inflasi dengan menjaga ketersediaan pasokan melalui penjualan surplus komoditas ke daerah lain dan sebaliknya pembelian defisit komoditas dari daerah lain.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tabanan juga meresmikan Jalan Poh Gending yang telah

selesai diperbaiki. Hal ini merupakan upaya untuk mendukung aktivitas masyarakat, sekaligus

mendukung pengendalian inflasi di Kabupaten Tabanan, khususnya dalam pilar kelancaran distribusi.