24/07/2024

Harpi Melati Akan Gelar Rakernas– 6 Gaya Tata Rias Penganten Bali Akan Dipamerkan

 Harpi Melati Akan Gelar Rakernas–  6 Gaya Tata Rias Penganten Bali Akan Dipamerkan

Himpinan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) akan menggelar Rapat Kerja Nasional X dari tanggap 31 Oktober sampai 3 November di Hotel Prime Plaza, Sanur. Dalam rangkaian Rakernas tersebut akan dipamerkan 6 gaya tata rias penganten Bali.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan dengan kreatifitas dan inovasi Tata Rias Pengantin (TRP) tradisional, kita siapkan SDM yang kompeten dan berdaya saing tinggi, menuju peran dan kedudukan Harpi Melati sebagai organisasi perias pengantin yang bermartabat dan berdaya guna.

 

Baca Juga :  AOFOG 27 Dilaksanakan di Bali, Berhasil Satukan Ribuan Ahli Obgyn se-Asia Pasifik

 

Ketua DPD Harpi Melati Bali Dra. Ni Wayan Sumerti Pande yang membawahi 9 DPC di Bali, Sabtu (29/10/2022) saat press conference di Warung Kubu Kopi mengatakan, Harpi fokus pada penggalian pakem tata rias tradisional khususnya bagi pengantin. Ada 6 pakem tata rias pengantin tradisional Bali yang akan dipamerkan saat Rakernas. Tidak hanya memamerkan riasan tapi juga dibahas dalam workshop sekaligus disosialisasikan.

 

Keenam TRP tersebut adalah TRP Ningrat Buleleng, TRP Dirga Jembrana, TRP Abra Gianyar, TRP Gora Bangli, TRP Agra Klungkung, TRP Payas Gede Karangasem. Sebelumnya saat Alm Lin Andayani, perias senior yang menjabat Ketua Harpi Bali sebelumnya telah membakukan TRP Bali Agung, Bali Madya Badung, Agung Tabanan, Madya Tabanan, Agung Buleleng.

 

Baca Juga :  FIFA World Cup U-20 di Bali, PLN Jamin Listrik Tanpa Kedip

 

Ketua Lemba Sertifikasi Kompetensi (LSK) yang menjadi Ketua Panitia Nasional Rakernas Raden Ahmad Kannas Koesasih Soe Koesoemadhinata, S.E., M.Ht.mengatakan, pada acara tersebut juga akan memberikan penghargaan kepada dua orang yang berkontribusi pada pelestarian budaya Bali khususnya dalam bidang tata rias, yaitu, Dr. AA Ngurah Mayun Tenaya dan Ni Luh Gede Juli Wirahmini (putri dari alm Lin Andayani).

 

Menurutnya, meskipun pakem TRP tradisional digali dan dibakukan, namun tidak menutup kemungkinan untuk mengikuti perkembangan jaman di bidang tersebut, karena TRP juga menjadi sumber pendapatan bagi perias sehingga tidak menutup kemungkinan untuk mengikuti permintaan customer.