BPR Kanti Mendapat Pendampingan dari Bank Jerman, Ada Apa?

 BPR Kanti Mendapat Pendampingan dari Bank Jerman, Ada Apa?
Denpasar – BPR Kanti mendapat bimbingan dari Bank BPD Jerman, Sparkassen melalui yayasannya bernama  Sparkassenstiftung.
 
Direktur BPR Kanti I Made Arya Amitaba menyampaikan hal tersebut saarbpelatihan UMKM se Bali yang dilaksanakan BPR Kanti pada Kamis (25/2). Amitaba mengatakan, BPR Kanti dipilih menjadi BPR yang mendapatkan pendampingan dari pemerintah Jerman melalui Bank BPD milik negara Jerman yang sudah lebih dari 200 tahun berkiprah yairu Sparkassen. Pada hari itu juga turut hadir, perwakilan dari Sparkassen, Michael Kuehl .
Salah satu pendampingan tersebut dengan melatih karyawan BPR Kanti. Oleh karena itu, pada pelatihan itu, karyawan BPR Kanti akan memberikan games – games yang menarik. “Ke depan karyawan BPR Kanti dalam memberikan pendampingan kepada para UMKM juga akan memberikan games – gamesnya yang menarik,” ujarnya.
Baca Juga :  Tidak Tepat, Perkuat Sektor UMKM dengan Holding Ultra Mikro
Ekonomi Bali memang sedang anjlok. Namun di tengah anjloknya ekonomi Bali, banyak lahir bisnis-bisnis baru yang kembali berawal dari home industri.
Bisnis baru ini perlu didukung dengan manajemen yang baik termasuk manajemen produk. Menurutnya daya tarik suatu produk baru tidak bisa dilepaskan dari adanya kemasan yang menarik sesuai dengan masanya.
Tidak hanya melalui kemasan namun karena Indonesia negara hukum perlu juga dipahami mengenai ijin edarnya. Oleh karena itu di bulan yang penuh kasih bulan Februari ini, BPR Kanti menyelenggarakan seminar/pelatihan  membangun daya saing para pelaku UMKM di Bali menyongsong ledakan kunjungan wisatawan di masa berlalunya pandemi Covid-19 ini.
Baca Juga :  Bekerja Bersama Seperti Keluarga-- BPR Kanti Selenggarakan Family Gathering
Membangun daya saing UMKM ini juga bertujuan agar produk lokal Bali berjaya di daerahnya sendiri dibandingkan produk nasional.
Kegiatan pelatihan tersebut diisi oleh konsultan kemasan UKM Bali Rupani, Kepala BBPOM Bali. Ke depan, ia akan
mengundang mentor – mentor lainnya sehingga menambah nilai produk dan berjaya tidak hanya produk lokal namun akan menjadi produk nasional bahkan internasional sebagaimana  tenun Bali telah dilirik Christion Dior, perancang busana dari Prancis.
Baca Juga :  Langkah BI Capai Pertumbuhan 4,3% - 5,3% Pada 2021
Setelah pelatihan ini ia juga akan mengundi peserta untuk mendapatkan hadiah modal usaha, modal kerja yang diumumkan dan diserahkan saat pelatihan di batch 2 nanti pada 4 maret 2021.tta