Bekerja Bersama Seperti Keluarga– BPR Kanti Selenggarakan Family Gathering

 Bekerja Bersama Seperti Keluarga–  BPR Kanti Selenggarakan Family Gathering

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kanti menyelenggarakan Family Gathering pada Minggu (31/7). Acara karyawan BPR Kanti bersama keluarganya ini, bertemakan Work Together As Family.

 

Direktur Utama BPR Kanti I Made Arya Amitaba mengatakan, family gathering ini merupakan bentuk apresiasi kepada keluarga besar BPR Kanti. “Kita mengajak suami maupun istri, ayah, ibu, keluarga untuk membesarkan bersama BPR Kanti, meningkatkan pelayanan BPR Kanti pada masyarakat,” ujarnya.

 

Baca Juga :  Kasus DNA Pro di Bali Diambil Alih Mabes Polri

 

Acara rutin yang dilaksanakan setahun sekali itu sempat tidak dilaksanakan selama 2 tahun karena pandemi. Namun kondisi pandemi yang sudah membaik membuat kegiatan ini dapat dilangsungkan kembali.

 

Pandemi Covid 19 tidak hanya berpengaruh terhadap kebersamaan karyawan BPR Kanti yang sebagian bekerja dari rumah saat pandemi tapi juga terhadap kinerja bisnisnya. Namun pandemi mengajarkannya untuk tidak menyerah di masa sulit namun harus saling berpegangan tangan untuk memerangi Covid19. Hingga sampai saat ini Covid 19 dapat diterima dan dapat hidup bersama Covid19.

 

Baca Juga :  Camilan Sehat, Brownies Jagung Purnama Satu - satunya di Bali

 

“Pandemi memberika pelajaran kepada kita, dalam kondisi apapun kita tidak boleh menyerah. Disitulah menunjukkan tingkat kedewasaan , tingkat kompetensi seorang bankir benar – benae diuji,” ujarnya.

 

Segala upaya yang dilakukan termasuk menjaga likuiditas tetap bisa dilakukan. Dengan demikian kepercayaan nasabah tetap bisa dijaga dan kepercayaan dari bank umum yang mensupport likuiditas BPR Kanti juga terjaga. Terbukti dari kepercayaan Bank Mayapada menyalurkan likuiditas Rp 5 triliun pada 28 BPR, termasuk BPR Kanti.

 

Dengan likuiditas tersebut, BPR Kanti telah bergerak tidak hanya membiayai UMKM tapi juga Lembaga Keuangan Mikro (LKM) seperti koperasi, dan BPR lain. Dalam 9 bulan terakhir Rp 117 miliar kredit telah disalurkan pada kelembagaan LKM baik kepada koperasi maupun BPR.

 

“Dan tidak hanya BPR dan koperasi yang ada di Bali, namun juga support ke provinsi lain yaitu koperasi maupun BPR yang ada di NTB. Kita sudah audiensi dengan Gubernur, pelaku usahanya juga. Kita membuka peluang seluas – luasnya,” imbuhanya.