Begini, Cara Mencegah Penularan Hepatitis Akut

 Begini, Cara Mencegah Penularan Hepatitis Akut

baby boy driving in a red car

Setelah Covid19, kini ancaman baru membayangi Indonesia. Kejadian Luar Biasa (KLB) Hepatitis Akut terjadi di Eropa dan Amerika. Kondisi kesehatan ini dikhawatirkan masuk ke Indonesia. Pasalnya hepatitis akut menyerang anak – anak usia 1 bulan – 16 tahun.

KLB ini menjadi menyeramkan ketika dalam penelitian awal ditemukan penyebab hepatitis akut ini adalah virus SARS Cov2 yang menjadi penyebab Covid19 maupun adenovirus.

Baca Juga :  Diputus Pacar, Iswaldy Hantam Kepala Sendiri Pakai Batu Hingga Pingsan¬†

Dokter Spesialis Anak RSU Dharma Yadnya menjelaskan, sampai saat ini masih belum diketahui jelas penyebab hepatitis akut ini, dan masih dalam penelusuran lebih lanjut. Kondisi hepatitis akut ini terdiagnosis bukan disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A, B, C, D dan E.

Beberapa gejala yang patut dicurigai sebagai hepatitis akut adalah peurunan kesadaran, demam tinggi atau riwayat demam, tampak kuning di mata, kulit, perubahan warna urin menjadi gelap dan atau feses menjadi pucat, gatal, nyeri sendi, mual, muntah, nyeri perut, lesu, nafsu makan berkurang, diare.

Baca Juga :  Gandeng Polda Bali dan Dinkes Provinsi Bali, OJK Regional 8 Bali-Nusra Gelar Vaksinasi Booster

Namun menurut dokter Candra ada beberapa cara untuk mencegah penularan dari penyakit ini yaitu, mencuci tangan secara rutin, minum air bersih matang, makan makanan bersih dan matang penuh(tidak setengah matang), membuang tinja atau popok sekali pakai di tempatnya, memakai alat makan sendiri sendiri, memakai masker dan menjaga jarak, imunisasi lengkap baik yg wajin dan tambahan.