20/07/2024

Musda dan HUT APVA Bali, Ayu Astuti Dharma Kembali Terpilih Jadi Ketua APVA Bali Periode 2022 – 2026

 Musda dan HUT APVA Bali, Ayu Astuti Dharma Kembali Terpilih Jadi Ketua APVA Bali Periode 2022 – 2026

Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Bali melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) IX pada Kamis (24/2/2022) di Hotel Four Point by Sheraton, Jimbaran. Selain Musda, juga dirangkaikan dengan perayaan HUT APVA Bali ke-38. Dalam acara tersebut hadir pula Agus Sistyo, Deputi Kepala BI KPw Bali, Adiarsa selaku perwakilan Gubernur Bali.

Ketua APVA Bali Ayu Astuti Dharma menyampaikan, Musda bertemakan “Kita Tingkatkan Solidaritas Anggota APVA Guna Menyongsong Era Digital di Badung” ini juga dalam rangka pemilihan Ketua APVA Bali periode 2022 – 2026. Di sesi terakhir Musda, Ayu Astuti Dharma terpilih kembi sebagai Ketua APVA Bali periode 2022 – 2026.

Baca Juga :  Bank Indonesia Provinsi Bali Memberikan Beasiswa Pendidikan Kepada 225 Mahasiswa dan 20 Siswa SMK

Ayu Dharma menyampaikan bahwa ke depan pedagang valuta asing menghadapi tantangan besar yaitu transformasi digitalisasi. Karena dengan adanya Pandemi Covid19, berbagai kehidupan dan bisnis berubah. Sehingga nantinya, model bisnis termasuk model bisnis pedagang valuta asing juga berubah.

Maka dari itu, ia mendorong anggota APVA Bali untuk mampu beradaptasi dengan digitalisasi, karena yang tidak mampu mengikuti perkembangan akan tertinggal.

Sementara Deputi Kepala BI KPw Bali Agus Sistyo menyampaikan, Bank Indonesia masih melakukan uji coba pada 5 pedagang valas dalam hal penukaran valas secara online dan non tunai. Ujicoba ini masih salam tahap evaluasi karena masih ada sejumlah kendala yang dihadapi diantaranya, pembagian fee ketika penjual valas melakukan penukaran dengan kartu kredit termasuk cara menghubungkan pedagang valas dengan bank penerbit kartu kredit penjual valas dan bank dari penjual valas.

Baca Juga :  Mulai dari Bom Bali Hingga Pandemi, Kuta Tetap Jadi Destinasi

Meski demikian, BI mengapresiasi segala upaya yang dilakukan asosiasi pedagang valas di Bali untuk tetap mengikuti regulasi dari BI.