20/07/2024

Pahami Data yang Mesti Dirahasiakan

 Pahami Data yang Mesti Dirahasiakan

ilustrasi data/ist

Pahami data yang mesti dirahasiakan, karena jika bablas membagi data, uang di rekening bisa raib. Seperti halnya modus penipuan dan pembobolan rekening yang marak belakangan ini.  Pernah dengar kasus di mana seseorang mengklik sebuah tautan yang dibagikan melalui surat elektronik atau aplikasi percakapan?

Setelah mengklik tautan tersebut, korban diminta untuk memberikan nama, kata sandi dan pin perbankan bergerak (mobile banking) miliknya. Alhasil, uang dalam rekening korban melayang ke tangan oknum tersebut. Pastinya kita tidak ingin hal itu terjadi pada diri kita, kan? Jadi, menjaga data pribadi merupakan hal penting untuk dilakukan.

Baca Juga :  Jangan Cemas, Pengendara EV Kini Bisa Isi Daya di 616 Titik SPKLU

Data pribadi yang perlu kita jaga meliputi nama, nomor identitas, tempat/tanggal lahir, nomor telepon, alamat, dan nama ibu kandung. Walau jika kita menilik Undang-undang Perlindungan Data Pribadi, data pribadi dibagi menjadi dua, yaitu data pribadi yang bersifat umum dan data pribadi yang bersifat spesifik.

Data pribadi yang bersifat umum, yaitu nama lengkap, jenis kelamin, kewarganegaraan, agama, dan data pribadi yang dikombinasikan untuk mengidentifikasi seseorang. Lalu, data pribadi yang bersifat spesifik ialah data dan informasi kesehatan, data biometrik, data genetika, kehidupan/orientasi seksual, pandangan politik, catatan kejahatan, data anak, data keuangan pribadi, serta data lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Skimming Lewat, Soceng Menghantui-- Kenali Pesan Berantai Pembobol Rekening

Selain data pribadi ada juga fitur keamanan yang tidak boleh luput untuk kita jaga, seperti nomor rekening, kode verifikasi OTP, kode PIN ATM, kode CVV/CVC kartu kredit, nama pengguna dan kata sandi akun daring, nomor kartu kredit serta tanggal tanggal kadaluarsa baik kartu debit maupun kredit.

Agar kita tetap aman di era digital, jangan lupa juga ya untuk melakukan hal ini:

  • Mengganti kata sandi secara berkala.

  • Apabila mendapat surat elektronik atau pesan singkat berisikan tautan dari pengirim yang tidak dikenal atau mencurigakan jangan langsung mengklik tautan tersebut.

  • Hindari penggunaan WiFi yang terbuka untuk umum.

  • Jangan mengunduh sembarang aplikasi.