Langit Bali Semakin Biru, Pertamina Terus Optimalkan Penggunaan BBM Ramah Lingkungan

 Langit Bali Semakin Biru, Pertamina Terus Optimalkan Penggunaan BBM Ramah Lingkungan

Pertamina terus berupaya meningkatkan kontribusi terhadap penyelamatan lingkungan dengan program Green Energy Station (GES). GES adalah milestone skema SPBU yang dalam opersional dan layanannya mengkolaborasikan 4 konsep utama yaitu, Green, Future, Digital, dan High Tier Fuel Product.

Area Manager Communication & CSR Marketing Region Jatimbalinus Pertamina¬†Deden Mochammad Idhani belum lama ini mengatakan, konsep green adalah pemanfaatan salah satu sumber energi mandiri dan ramah lingkungan seperti PLTS atau Solar Photo Voltaic (PV). “Pemanfaatan konsep Green berupa pemasangan PLTS Atap di SPBU,” ujarnya.

Baca Juga :  SDP di Bali-- HIPMI Siap Cetak Pengusaha Muda Baru

Konsep future adalah penyediaan layanan baru kepada konsumen untuk kendaraan berbasis green energy dalam bentuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau EV Charging dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) atau Swapping Station. “Penyediaan konsep Future berupa layanan SPKLU/SPBKLU di SPBU,” imbuhnya.

Konsep digital adalah pengoptimalan pilihan layanan transaksi non tunai dan loyalty program via MyPertamina, serta memiliki sistem yang terintegerasi (POS System) sebagai database sales dan customer profiling.

Konsep High Tier Fuel Product adalah tersedianya produk BBM berkualitas yang ramah lingkungan yaitu Pertamax Series dan DEX Series.

Deden mengatakan, Pertamina selalu berkoordinasi dengan Pemerintah daerah setempat dan sudah mendapat dukungan terkait pelaksanaan Program Langit Biru, yakni program edukasi penggunaan BBM ramah lingkungan yang juga sesuai dengan Program Pemerintah Bali yaitu Bali Energi Bersih.

Baca Juga :  OJK Akan Keluarkan Aturan Lindugi Konsumen Asuransi

Pertamina juga turut mensosialiasikan penggunaan BBM yang ramah lingkungan seperti Pertalite, Pertamax-Series, dan Dex-Series kepada masyarakat. Selain baik untuk kendaraan, produk BBM tersebut juga terbukti lebih ramah lingkungan dan dapat menjaga lingkungan Provinsi Bali.

Bahkan Program Langit Biru sebagai bentuk komitmen Pertamina terhadap pelestarian lingkungan, memperoleh dukungan dari masyarakat di Kota Denpasar. Dengan semakin bertambahnya kesadaran dan kepedulian masyarakat akan penggunaan energi BBM bersih yang rendah emisi, diharapkan pelestarian lingkungan dapat sejalan dengan kembali pulihnya aktivitas kegiatan ekonomi dan pariwisata di Bali, khususnya di Kota Denpasar.

Mengutip dari www.iqair.com, situs yang menampilkan kualitas udara di berbagai kota dunia, sepekan sebelum Program Langit Biru dijalankan, tercatat indeks kualitas udara di Denpasar rata-rata di angka 67. Sedangkan sebulan terakhir, rata-rata indeks kualitas udara berada di angka 51.esi