Biar Siap Hadapi Kondisi Apapun, Hitung Dana Darurat yang Kamu Butuhkan! 

 Biar Siap Hadapi Kondisi Apapun, Hitung Dana Darurat yang Kamu Butuhkan! 

Minggu lalu kita udah bahas definisi dan pentingnya dana darurat dalam perencanaan keuangan. Langkah berikutnya adalah cara menghitung jumlah dana darurat yang harus disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat yang tidak pernah bisa diprediksi di masa depan.

 

Sebenarnya, menghitung jumlah dana darurat yang ideal nggak susah asal kamu paham apa saja indikatornya. Ada 3 hal yang harus kamu catat baik-baik supaya nggak bingung lagi dalam menentukan jumlah dana daruratmu. Let’s go to the point!📍

Baca Juga :  BPR Kanti MoU dengan Law Firm Lembaga Keuangan Indonesia

Profil Risiko 📊

 

Maksud dari profil risiko di sini adalah status kamu saat ini. Jika kamu single atau sudah menikah apalagi yang sudah punya anak maka jumlah kebutuhan dana daruratnya akan berbeda.

Saat kamu sudah menikah hingga punya anak, jumlah tanggungan tentunya semakin bertambah. Sehingga, seiring dengan risiko yang bertambah ini, buat yang menikah dan punya anak butuh dana lebih besar.

 

Daftar Pengeluaran Bulanan📝

Setiap orang pasti memiliki pengeluaran yang berbeda-beda. Besaran pengeluaran ini akan menjadi salah satu dasar perhitungan dana darurat. Pastikan kamu menghitung daftar pengeluaran ini dengan cermat. Bisa juga berdasarkan budgeting bulanan yang sudah rutin kamu lakukan.

Berikut contoh pengeluaran rutin bulanan untuk status single :

Dari daftar di atas, jelas bahwa pengeluaran bulanan yang dimaksud adalah kebutuhan utama. Jadi, jalan-jalan, check out online shop dan hangout bareng temen di cafe kekinian nggak masuk hitungan, ya! Karena, semua itu hanyalah pelengkap dan bukan menjadi kebutuhan utama sehari-hari.

Berhitung, Mulai! 🧮

 

Dari dua poin di atas, saatnya kita menghitung berapa kebutuhan dana daruratmu. Buat kamu yang single, perlu menyiapkan dana darurat setidaknya sebanyak 3 kali dari pengeluaran bulanan.

Baca Juga :  Dengan Rp 50.000 Bisa Nikmati Wahana Air di Pasek Jayaningrat Watersport

Bagi yang sudah menikah, siapkan setidaknya 6 kali pengeluaran bulanan. Terus, untuk yang sudah menikah dan punya anak, siapkan sebanyak 12 kali pengeluaran bulanan. Jika mengacu pada contoh daftar pengeluaran di atas, maka perbandingan kebutuhan dana darurat untuk single sebagai berikut:

 

Rp 4 juta x 3 = Rp 12 juta

 

Namun, angka acuan (3,6,12 kali) di atas bukanlah angka yang pasti. Sebab, semua itu kembali lagi kepada kebutuhan dan preferensi setiap orang.

Nah, kalau udah paham hitungan dana darurat ini, saatnya maju selangkah lagi yaitu menentukan di mana menyimpan dana daruratmu. Apakah lebih baik disimpan di 1 tempat, atau dibagi-bagi ke beberapa tempat? Terus, sebaiknya dana darurat ini disimpan di mana supaya aman dan mudah dicairkan saat dibutuhkan?

Soalnya, besar kemungkinan dana darurat tersebut bisa terpakai jika disimpan di rekening tabungan yang tercampur dengan rekening sehari-hari. Tapi kamu juga perlu menyimpannya agar mudah dicairkan di saat kondisi darurat.

Kalau mau tau jawabannya, pembahasan soal ini bakal dikupas tuntas di Bibit Weekly minggu depan. Sambil nunggu kelanjutannya, jangan lupa terus investasi di Bibit agar tujuan keuanganmu cepat tercapai.

Kumpulkan Dana Darurat Sekarang!