Tidak Diperdagangkan, Modal Investor DNA Pro Hanya Diputar Antar Korban

 Tidak Diperdagangkan, Modal Investor DNA Pro Hanya Diputar Antar Korban

Fakta lain terungkap dari kasus DNA Pro. Selama ini uang yang ditarik para member DNA Pro yang disebut sebagai profit merupakan uang para member yang diputar.

“Sehingga modal yang disetor para member tidak pernah diikutsertakan dalam trading,” kaya Ryan Wuhono, kuasa hukum belasan korban DNA Pro.

Para kliennya tertarik berinvestasi di robot trading DNA Pro karena dijanjikan keuntungan 1 hingga 5 persen per minggunya (tidak logis). Para korban juga dijanjikan minim resiko dan hampir tak ada lost.

Baca Juga :  Dukung Peringatan 2 Dekade Gerakan APU PPT Indonesia, BRI Ikut dalam Penanaman 10.000 Mangrove di Jimbaran Bali sebagai wujud penerapan Sustainable Finance

“Awal mulanya engga ada masalah di investasi ini. Klien kami masih bisa menarik uang dan memantau dari aplikasi. Januari 2022 bersamaan dengan permasalahan DNA pro di Jakarta, mereka (klien) sudah mulai tidak bisa melakukan penarikan dana dan modal,” bebernya.

Berbagai cara sebelumnya telah ditempuh. Bahkan para korban pernah bertemu langsung dengan para terlapor. Namun mereka hanya diberikan janji manis tanpa bukti.

Baca Juga :  Bank Indonesia KPw Bali Tutup

“Klien kami sempat menempuh jalan kekeluargaan bertemu langsung tapi selalu dijanjikan janji manis. Dimana sebelumnya kliennya tertarik bergabung karena DNA Pro dipromosikan pasti menghasilkan cuan dan aman karena platform itu legal dan tidak ada kemacetan saat penarikan uang. Sehingga mereka bergabung. Namun hasilnya malah seperti ini,” tambahnya.MP