Mau Cepat Move On ? Ini Cara Sehat Melupakan Seseorang
Ilustrasi. -IST
Di tengah dinamika hubungan dan kehidupan modern, proses melupakan seseorang atau move on kini menjadi bagian dari gaya hidup yang semakin sering dibicarakan. Bukan lagi sekadar soal patah hati, tetapi bagaimana seseorang mampu mengelola emosi dan bangkit kembali secara sehat.
Banyak orang mengira melupakan seseorang berarti harus benar-benar menghapus kenangan. Padahal, psikolog menilai proses move on lebih kepada menerima kenyataan, bukan menghilangkan memori. Justru, semakin dipaksa untuk melupakan, perasaan tersebut bisa semakin kuat muncul.
Salah satu langkah awal yang penting adalah memberi ruang untuk merasakan emosi. Sedih, kecewa, bahkan marah adalah bagian dari proses yang wajar. Menghindari atau menekan perasaan justru dapat memperpanjang luka yang dirasakan.


Selain itu, membatasi interaksi, termasuk di media sosial, juga menjadi cara yang efektif. Melihat aktivitas atau kehidupan orang yang ingin dilupakan sering kali membuat proses move on menjadi lebih sulit. Karena itu, menjaga jarak secara emosional dan digital menjadi langkah yang banyak dilakukan saat ini.
Tren lifestyle juga menunjukkan bahwa banyak orang mulai mengalihkan fokus ke diri sendiri. Aktivitas seperti journaling, olahraga, traveling, hingga mencoba hobi baru menjadi cara untuk membangun kembali rasa percaya diri dan kebahagiaan dari dalam diri.
Berbicara dengan orang terpercaya juga menjadi bagian penting. Tidak semua hal harus dipendam sendiri. Dukungan dari teman, keluarga, atau bahkan profesional dapat membantu seseorang melihat situasi dengan lebih jernih.
Yang tidak kalah penting, berhenti menyalahkan diri sendiri. Banyak orang terjebak dalam pikiran “kurang baik” atau “tidak cukup” setelah sebuah hubungan berakhir. Padahal, setiap hubungan memiliki dinamika yang tidak selalu bisa dikendalikan oleh satu pihak.
Fenomena ini menunjukkan perubahan cara pandang masyarakat. Move on bukan lagi dianggap sebagai proses cepat yang harus segera selesai, melainkan perjalanan personal yang membutuhkan waktu dan kesadaran diri.
Pada akhirnya, melupakan seseorang bukan tentang menghapus masa lalu, tetapi tentang belajar menerima, melepaskan, dan membuka ruang untuk hal-hal baru dalam hidup.