BRI Dorong Ekonomi Sirkular Desa, Perkuat Layanan Pengelolaan Sampah di Gianyar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memperkuat pengelolaan sampah berbasis desa di Kabupaten Gianyar dengan menyalurkan kendaraan operasional untuk Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik di tingkat desa.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan dua unit kendaraan pengangkut sampah, masing-masing satu unit mobil untuk TPS 3R Bumi Ayu, Desa Bakbakan, serta satu unit sepeda motor roda tiga untuk TPS 3R Tirta Empul, Desa Manukaya. Kendaraan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengangkutan dan pengolahan sampah, sehingga volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir dapat ditekan.
Regional CEO BRI Region 17/Denpasar, Hery Noercahya, Selasa (6/1/2026) mengatakan bahwa penguatan fasilitas TPS 3R merupakan langkah strategis dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.


“BRI melihat pengelolaan sampah bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi sirkular di desa. Melalui dukungan sarana operasional ini, TPS 3R diharapkan dapat berfungsi lebih optimal, menciptakan lingkungan bersih sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Hery, BRI Peduli TJSL secara konsisten mendorong kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menciptakan solusi berkelanjutan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Pemerintah Kabupaten Gianyar pun menyambut positif dukungan tersebut. Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, menilai bantuan kendaraan pengangkut sampah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber.
“Keberadaan kendaraan operasional ini sangat membantu desa dalam meningkatkan layanan pengelolaan sampah TPS 3R. Ini bukan hanya mendukung kebersihan lingkungan, tetapi juga mendorong pola pengelolaan sampah yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” katanya.
Melalui program TJSL yang berlandaskan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), BRI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang mendukung pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.