Tetap Ingin Ngopi Saat Haid? Ini Pilihan Minuman yang Lebih Ramah untuk Tubuh
Secangkir kopi sering menjadi teman bekerja, nongkrong, atau sekadar melepas penat. Namun, saat sedang menstruasi, tidak sedikit perempuan yang mulai bertanya-tanya, apakah aman menambah secangkir kopi lagi?
Jawabannya tidak selalu sama untuk setiap orang. Sebagian perempuan tetap merasa baik-baik saja setelah minum kopi, sementara yang lain justru mengalami sakit kepala, jantung berdebar, hingga kram perut yang terasa lebih mengganggu.
Kafein dalam kopi dapat memengaruhi tubuh dengan cara yang berbeda-beda. Pada sebagian orang, konsumsi kafein yang berlebihan saat menstruasi dapat memicu sakit kepala atau membuat tubuh terasa lebih gelisah. Karena itu, jika sudah menghabiskan satu cangkir kopi, menambah kopi kedua mungkin bukan pilihan terbaik, terutama bila tubuh mulai terasa kurang nyaman.


Lalu, minuman apa yang bisa menjadi alternatif?
1. Matcha latte
Matcha mengandung kafein, tetapi umumnya tidak sebanyak secangkir kopi hitam. Kandungan L-theanine di dalamnya juga membantu memberikan efek relaks sehingga energi terasa lebih stabil.
2. Chocolate latte
Minuman berbahan cokelat bisa menjadi pilihan saat menstruasi. Selain memberikan rasa nyaman, cokelat juga mengandung magnesium yang berperan dalam fungsi otot dan saraf. Meski demikian, manfaatnya tetap bergantung pada pola makan secara keseluruhan.
3. Teh hangat
Teh hijau maupun teh hitam memiliki kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan kopi. Minuman ini bisa menjadi alternatif bagi yang masih membutuhkan sedikit dorongan energi tanpa mengonsumsi terlalu banyak kafein.
4. Susu hangat atau minuman tanpa kafein
Bagi yang mulai merasa pusing, lemas, atau mengalami gangguan lambung saat haid, minuman hangat tanpa kafein bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman.
Selain memilih minuman yang tepat, penting juga menjaga asupan makanan selama menstruasi. Kehilangan darah saat haid membuat tubuh membutuhkan zat besi. Konsumsi makanan seperti daging, ayam, ikan, telur, kacang-kacangan, serta sayuran hijau dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Penyerapan zat besi juga akan lebih optimal bila disertai makanan atau minuman yang kaya vitamin C.
Jika muncul keluhan seperti pusing berat, mudah lelah, atau sering merasa ingin pingsan saat menstruasi, sebaiknya tidak hanya mengandalkan minuman. Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan kekurangan zat besi atau anemia sehingga perlu diperiksakan ke tenaga kesehatan.
Jadi, jika sedang nongkrong di kafe saat menstruasi dan sudah menikmati secangkir americano, mungkin tidak ada salahnya memilih matcha latte, chocolate latte, atau teh hangat sebagai gelas kedua. Tubuh tetap nyaman, momen santai pun tetap bisa dinikmati.